2 Cara Mengutip dari Jurnal Secara Langsung dan Tidak Langsung

Makalah.id – Apakah Anda sudah tahu bagaimana cara mengutip dari jurnal? Setiap karya ilmiah yang dibuat kebanyakan atau bisa dikatakan semuanya tidak bisa lepas dari yang namanya rujukan. Rujukan tersebut bisa berasal dari berbagai sumber, salah satunya adalah jurnal. Tujuan dari pengutipan tersebut adalah untuk memperkuat teori maupun juga untuk menambah penelitian tersebut. Selain itu, tujuan dari melakukan pengutipan adalah untuk membantu membuat sebuah karya tulis ilmiah tersebut lebih objektif dan tentunya tidak membuat karya tersebut seolah-olah merupakan karangan belaka.

Untuk sumber yang bisa dikutip bisa berasal dari mana saja. Salah satu yang kerap dijadikan kutipan adalah jurnal. Di dalam pengutipan jurnal, Anda harus benar-benar paham tentang bagaimana cara mengutip dari jurnal agar supaya kutipan Anda tersebut tidak salah sehingga tidak sampai memerlukan revisi. Kesalahan di dalam pengutipan jrunal merupakan  kesalahan yang umum terjadi sehingga penting bagi kita semua memahami seperti cara pengutipan yang benar berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam karya ilmiah.

Bagaimana Cara Mengutip dari Jurnal?

Seseorang yang memberikan kutipan di dalam karya tulisnya menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki kredibilitas yang tidak perlu diragukan. Namun sudah tentu kutipan yang dilakukan harus sesuai dengan karya ilmiah atau pembahasan yang sedang dibicarakan tersebut. Bukan hanya itu saja, mengutip jurnal juga harus benar-benar sesuai dengan ketentuan kara ilmiah. Jika kutipan Anda tidak sesuai ketentuan, maka bukan tidak mungkin kutipan tersebut tidak diakuii atau Anda akan diminta merevisi.

Ada informasi penting yang perlu dipahami bahwa terdapat setidaknya 5 hal penting yang harus diketahui bagi seseorang sebelum mereka mengutip sumber yang berasal dari jurnal. Beberapa hal tersebut yaitu:

  • Pertimbangkan bahwa memang kutipan yang akan digunakan benar-benar dibutuhkan.
  • Pertimbangkan jika kutipan yang akan dimasukkan merupakan kutipan yang relevan dengan topik dari karya ilmiah tersebut.
  • Penulis memiliki tanggung jawab secara penuh tentang ketepatan di dalam kutipan tersebut.
  • Tidak disarankan terlalu sering menggunakan kutipan secara langsung.
  • Pertimbangkan seperti apa jenis kutipan, apakah kutipan langsung maupun kutipan tidak langsung. Jadi, penulis harus menyesuaikannya dengna berdasarkan kebutuhan karya ilmiah yang sedang dikerjakan.

1. Cara mengutip dari jurnal langsung

Perlu dipahami bahwa kutipan langsung merupakan salah satu jenis kutipan yang pengambilannya sesuai dengan teks sumber. Artinya, kutipan tersebut memang benar apa adanya seperti yang terdapa di dalam jurnal. Kutipan jenis ini dibagi menjadi dua, yakni kutipan secara langsung yang terdiri dari 4 baris dan juga kutipan langsung yang terdiri dari lebih 4 baris.

Lalu bagaimana cara mengutip dari jurnal langsung tersebut yang mana kutipannya terdiri dari 4 baris? Berikut ini akan kami berikan langkah-langkahnya:

  • Jarak antara baris dengan baris yakni 2 spasi
  • Kalimat yang dikutip tersebut harus diintegrasikan atau dihubungkan dengan teks
  • Kutipan tersebut diapit menggunakan tanda petik dua maupun juga tanda kutip / “…..”
  • Setelah melakukan kutipan, maka penulis harus mencantumkan sumber yang mana isinya yaitu nama pengarang, nomor halaman, tahun terbit, yang nanti harus ditulis di dalam tanda kurung.

Untuk lebih jelasnya silahkan Anda simak gambar di bawah ini:

cara mengutip dari jurnal

Seperti yang Anda perhatikan bahwasanya kutipan tersebut diberi tanda kutip atau petik dua. Kemudian penulis juga mencantumkan nama pengarang, tahun terbit, nomor yang mana ketiganya berada di dalam satu kurung. Namun Anda juga bisa menulis kutipan dengan cara meletakkan sumber kutipan sebagaimana gambar di bawah ini:

cara mengutip dari jurnal

Sementara bagi Anda yang ingin mengetahui cara menulis dari jurnal yang terdiri dari lebih 4 baris akan kami jelaskan sebagai berikut:

cara mengutip dari jurnal

  • Untuk penulisan kutipan harus diberikan spasi sebesar 3
  • Untuk jarak antara baris yang satu dengan baris yang lain adalah 2 spasi
  • Penulis memiliki kebebasan untuk menggunakan tanda petik atau tidak
  • Biasanya selain ada kutipan, penulis juga akan menambahkan keterangan sumber

Untuk contoh kutipan langsung yang memiliki lebih dari 4 baris seperti yang ada pada gambar di bawah ini:

2. Cara mengutip dari jurnal tidak langsung

Kutipan secara tidak langsung adalah sebuah kutipan yang hanya menuliskan inti sarinya atau poin pentingnya saja. Namun penulisan tersebut tidak sampai mengurangi maupun merubah makna dan substansinya. Biasanya, penulis akan meringkas maupun menyimpulkan pendapat tersebut dengan menggunakan bahasa mereka sendiri. Namun, meskipun hanya merupakan ringkasan tetap saja mencakup apa yang dimaksud atau dijelaskan oleh pendapat yang dikutip tersebut.

Di bawah ini langkah-langkah untuk mengutip jurnal tak langsung yang bisa Anda pelajari:

  • Untuk jarak antara baris yang satu dengan yang lainnya adalah spasi ganda
  • Kutipan tersebut harus diintegrasikan pada teks
  • Jika sudah menulis kutipan, maka penulis juga harus mencantumkan sumbernya
  • Kutipan yang ditulis tidak perlu diapit oleh tanda petik dua maupun juga tanda kutip / “…”

Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda simak baik-baik contoh di bawah ini:

cara mengutip dari jurnal

Anda juga bisa menuliskan sumber dari kutipan tersebut dengan contoh yang akan kami berikan di bawah ini:

cara mengutip dari jurnal

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai bagaimana cara mengutip dari jurnal, baik secara langsung maupun juga tidak langsung. Semoga bermanfaat. Kami juga mengajak Anda mempelajari informasi lain yang masih berhubungan dengan jurnal, yaitu cara mengutip dari jurnal untuk skripsi, thesis, dan laporan ilmiah.

Selain itu, sebenarnya masih ada cara lain yang bisa dipelajari ketika mengutip dari sebuah jurnal. Semua informasi tersebut bisa Anda dapatkan di cara menulis kutipan dari buku dan jurnal.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.