4 Contoh Laporan Hasil Wawancara Berbagai Macam Topik

Makalah.id – Pernah membuat contoh laporan hasil wawancara? Sebelum membahas mengenai hal tersebut, anda perlu tahu apa definisi dari laporan hasil wawancara. laporan ini merupakan jenis laporan yang isinya melaporkan tentang isi dari wawancara yang sudah dilakukan. Semua wawancara yang dilakukan biasanya akan diminta untuk dibuatkan laporan, baik ketika melakukan wawancara dengan penjual bakso, guru, pengusaha ketua RT, dan berbagai macam narasumber yang lainnya.

Sebenarnya membuat contoh laporan hasil wawancara tidaklah sulit. Hal yang harus anda lakukan adalah anda paham kira-kira apa saja yang harus anda tuangkan di dalam laporan anda tersebut. Namun sebelum kita membahas lebih lanjut seputar laporan hasil wawancara, anda terlebih dahulu harus paham pengertian dari wawancara itu sendiri.

Pengertian Wawancara

Apa itu wawancara? Berdasarkan penjelasan yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, wawancara adalah proses tanya jawab terhadap narasumber. Tanya jawab yang dilakukan tersebut bisa berkaitan dengan dirinnya sendiri maupun orang lain atau hal lain yang masih ada kaitannya dengan orang tersebut. Narasumber bisa datang dari siapa saja tergantung kebutuhan atau topik yang sedang dibicarakan.

Melalui wawancara inilah diharapkan ada informasi penting yang digali. Biasanya wawancara tersebut disiarkan secara langsung, baik di televisi maupun radio. Kemudian, hasil wawancara tersebut juga akan disiarkan pada hampir semua media yang ada, misalnya media massa, media elektronik, media online, dan lain-lain.

Apa Saja Jenis-Jenis Wawancara? 

Apa anda tahu bahwa wawancara memiliki beberapa jenis? Bagi anda yang hendak melakukan wawancara, penting untuk mengetahui jenis-jenisnya. Dengan begitu, anda nanti dapat menentukan kira-kira jenis wawancara mana yang akan anda lakukan. Namun sebelum itu, silahkan anda simak informasi seputar kata pengantar laporan PKL dan juga surat pengantar laporan.

  • Wawancara bebas
    • Jenis wawancara yang pertama dinamakan sebagai wawancara bebas. Untuk jenis wawancara yang satu ini, pertanyaan tidak dibuat atau disusun terlebih dahulu.
    • Jadi, pembicara akan langsung melakukan tanya jawab dengan pertanyaan yang mengalir apa adanya berdasarkan kondisi atau suasana ketika wawancara.
  • Wawancara individual
    • Dari namanya mungkin anda sudah bisa menebak bahwa wawancara individual merupakan jenis wawancara yang pewawancara melakukan tanya jawab dengan narasumber tunggal.
    • Artinya, narasumber yang dimintai keterangan hanya berjumlah 1 alias perseorangan.
  • Wawancara kelompok
    • Berkebalikan dengan wawancara individual, wawancara kelompok merupakan jenis wawancara yang dilakukan terhadap narasumber yang berjumlah lebih dari satu narasumber atau responden.
    • Wawancara kelompok dilakukan terhadap banyak narasumber dalam waktu yang bersamaan.
  • Wawancara konferensi
    • Perlu anda tahu bahwa wawancara konferensi terdiri dari dua macam. Yang pertama wawancara yang mana respondennya maupun narasumbernya dilakukan oleh beberapa orang.
    • Kedua, wawancara yang dilakukan terhadap narasumber atau responden yang berjumlah 1 orang.
  • Wawancara terbuka
    • Untuk wawancara terbuka adalah jenis wawancara yang mana menggunakan pertanyaan serta jawabannya tidak memiliki batasan atau tidak terbatas.
    • Wawancara terbuka juga biasanya dinamakan sebagai wawancara tidak terikat karena menggunakan pertanyaan yang sifatnya tidak mengikat.
  • Wawancara tertutup
    • Kebalikan dari wawancara terbuka, jenis wawancara tertutup menggunakan pertanyaan yang mana jawabannya terbatas.
    • Jadi, pewawancara membuat serangkaian pertanyaan yang nanti jawaban yang diberikan oleh responden terbatas.

Susunan dalam Membuat Laporan Wawancara

Seperti yang sudah kami sebutkan bahwa sebenarnya membuat laporan hasil wawancara tidak sulit. Hal yang harus anda perhatikan adalah paham tentang susunannya karena meskipun pada dasarnya sama dengan laporan yang lain. Namun ada beberapa bagian yang mungkin tidak ada di laporan hasil wawancara. Maka dari itu, di bawah ini akan kami sebutkan apa saja bagian yang ada di dalam laporan wawancara.

  • Pendahuluan
    • Latar belakang: Bagian ini menjelaskan tentang alasan mengapa wawancara dilakukan. Kenapa pewawancara topik tersebut untuk didiskusikan atau ditanyakan kepada narasumber. Selain itu, bagian latar belakang juga menerangkan seputar kenapa laporan dari hasil wawancara tersebut dibuat.
    • Tujuan wawancara: Bagian ini menerangkan tentang apa saja poin yang hendak dicapai oleh pewawancara.
    • Topik wawancara: Bagian ini mungkin anda sudah familiar dimana topik wawancara harus diisi dengan topik dari wawancara yang sudah dilakukan tersebut.
    • Waktu serta tempat wawancara: Bagian yang menerangkan tentang kapan dan dimana wawancara tersebut dilakukan.
  • Hasil Wawancara
    • Narasumber: Bagian yang menerangkan informasi seputar narasumber atau seseorang yang dimintai keterangannya.
    • Pewawancara: Sementara untuk bagian pewawancara menerangkan tentang daftar dari siapa saja orang yang berperan sebagai pewawancara, misalnya siapa penulisnya, penanya, dokumentasi, dan lain sebagainya.
    • Transkrip wawancara: Isinya tetangn transkrip wawancara. Lalu bagaimana jika ternyata wawancara yang dilakukan melalui rekaman? Tentunya orang yang mendapatkan bagian sebagai penulis atau pencatat harus menuliskan setiap kata yang ada di dalam wawancara yang sudah dilakukan tersebut. Ingat bahwa bagian transkrip ini harus ditulis dengan lengkap dan tidak boleh ada yang dikurangi, terlebih apa yang disampaikan oleh narasumber kecuali ada beberapa hal yang memang menuntut untuk dilakukan perubahan.
  • Penutup
    • Simpulan: Menerangkan tentang kesimpulan dari wawancara yang telah dilakukan serta transkrip dari wawancara tersebut.
    • Saran: Isinya tentang saran yang diminta oleh pembuat laporan terhadap narasumber.

Di bawah ini kami akan memberikan beberapa contoh mengenai laporan hasil wawancara yang berasal dari berbagai macam narasumber lengkap dengan topiknya. Dengan begitu anda akan memperoleh banyak referensi untuk dapat membuat laporan anda sendiri.

1. Contoh laporan hasil wawancara tentang bisnis makanan

Contoh laporan hasil wawancara tentang bisnis makanan

Contoh laporan hasil wawancara tentang bisnis makanan

2. Contoh laporan hasil wawancara dengan pedagang

Contoh laporan hasil wawancara dengan pedagang

Contoh laporan hasil wawancara dengan pedagang

3. Contoh laporan hasil wawancara tantang kegiatan sekolah

Contoh laporan hasil wawancara tentang kegiatan sekolah

Contoh laporan hasil wawancara tentang kegiatan sekolah

4. Contoh laporan hasil wawancara tentang kesehatan

Contoh laporan hasil wawancara tentang kesehatan

Contoh laporan hasil wawancara tentang kesehatan

Demikian informasi yang bisa kami berikan mengenai pengertian, jenis, dan contoh laporan hasil wawancara. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu anda ketika diminta untuk membuat laporan hasil wawancara karena anda sudah tahu kira-kira bagian mana saja yang harus anda masukkan pada setiap bagiannya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.