4 Contoh Portofolio Kerja Terbaru (CV atau Resume)

Makalah.id – Bagaimana membuat contoh portofolio kerja? Saat ini mendapatkan pekerjaan memang tidak mudah. Ada banyak persaingan yang terjadi sehingga membutuhkan orang yang benar-benar berkualitas untuk bisa lolos dari persaingant tersebut. Perlu anda tahu bahwa salah satu cara untuk menarik perhatian HRD adalah dengan membuat sebuah portofolio yang menarik. Dengan begitu, peluang diterima anda bekerja di tempat anda melamar bisa lebih besar dibandingkan dengan hanya melampirkan portofolio dengan desain yang biasa saja.

Dengan kata lain, memiliki kualifikasi yang sesuai dengan portofolio yang baik merupakan hal terpenting untuk membuat anda bisa diterima di pekerjaan tersebut. Kedua poin inilah yang diperlukan oleh HRD untuk menyelesksi mana saja calon karyawan yang akan bekerja di perusahaan. Maka dari itu, penting bagi anda untuk memahami bagaimana cara membuat contoh portofolio kerja. Namun sebelum itu, kami ingin menyarankan agar anda menyimak penjelasan kami sebelumnya yaitu contoh surat lamaran kerja  dan contoh surat lamaran kerja guru.

Pengertian Portofolio Kerja

Portofolio adalah berbagia dokumen dan juga tulisan yang disusun secara rapi dan teratur. Dokumen tersebut disusun semenarik mungkin untuk meminat pembaca. Di dalam portofolio terdapat informasi secara lengkap tentang hasil karya dan juga dokumen lainnya yang menjelaskan tentang kualifikasi yang dimiliki oleh seorang pelamar pekerjaan.

Membuat portofolio tentu memiliki manfaat tersendiri. Salah satu manfaatnya adalah digunakan sebagai acuan di dalam melihat karir dan apa saja hal-hal yang sudah dicapai oleh orang tersebut. HRD akan mulai terlebih dahulu melihat pencapaian atau pengalaman kerja apa yang dimiliki oleh yang bersangkutan dan apakah berhubungan dengan perusahaan tersebut atau tidak.

Di bawah ini kami akan memberikan penjelasan kepada anda tentang bagaimana cara membuat portofolio kerja. Dengan begitu, anda bisa paham apa saja dokumen atau bagian yang harus anda tuangkan di dalam portofolio yang anda buat tersebut.

Cara Membuat Portofolio Kerja

  • Membuat daftar isi
    • Sama halnya ketika anda ingin membuat contoh laporan, anda juga harus membuat daftar isi pada portofolio anda. Fungsi dari daftar isi adalah untuk mempermudah pembaca menentukan apa saja dokumen terkait yang ingin mereka lihat.
    • Anda harus menulis daftar isi dengan jelas dan lengkap agar supaya pembaca tidak bingung dan kemudian bisa langsung menuju dokumen yang mereka butuhkan. Dengan begitu, pembaca bisa langsung menentukan apakah anda termasuk orang yang tepat bekerja di perusahaan tersebut atau tidak.
  • Lampirkan CV atau Resume
    • Hal kedua yang harus anda siapkan ketika hendak membuat portofolio adalah melampirka CV atau Resume. CV merupakan singkatan dari curriculum vitae yang berisi tentang identitas dan pengalaman kerja anda serta informasi lain yang memang harus dituangkan di dalam CV tersebut.
    • Pembaca atau dalam hal ini HRD akan bsia lebih mudah mengetahui terkait diri anda, lulusan, maupun pengalaman kerja apa yang telah anda miliki.
    • HRD juga bisa tahu apakah pengalaman yang anda miliki tersebut akan sesuai dan membantu perusahaan atau tidak.
  • Uraikan pencapaian dan tujuan anda
    • Sebenarnya pada bagian tujuan ini nanti diusahakan anda mampu menjelaskan ke dalam dua bagian. Maksudnya, anda harus menjelaskan tujuan jangka pendek dan jangka panjaang anda ketika nanti anda diterima sebagai karyawan di perusahaan tersebut. HRD yang membaca tujuan anda akan langsung tertarik dan mulai berpikir bahwa memang anda merupakan sosok pekerja keras untuk bisa mencapai cita-cita atau target anda.
    • Selain itu, anda juga harus menjelaskan pencapaian apa saja yang telah atau ingin anda raih jika anda nanti diterima di perusahaan tersebut. Anda juga bisa sekaligus mencamtukan beberapa hal yang terkait dengan nilai atau etika kerja serta apa saja langkah yang akan anda lakukan agar pencapaian anda bisa terealisasi.
  • Menjelaskan keterampilan serta pengalaman
    • Dua hal ini juga bisa menjadi salah satu faktor terpenting yang akan membuat anda bisa diterima di perusahaan tersebut. Perusahaan atau instansi memprioritaskan seseorang yang sudah berpengalaman. Tujuannya agar mereka tidak harus membuang waktu dan tenaga untuk memulai semuanya dari awal alias dari nol.
    • Ketika seseorang tersebut sudah berpengalaman, maka perusahaan akan langsung dan lebih mudah mengarahkannya agar supaya sesuai dengan ekspektasi perusahaan.
    • Selain pengalaman, keterampilan juga merupakan faktor yang tidak kalah penting yang akan menunjang keberhasilan anda di dalam melamar pekerjaan. Seseorang yang bekerja di perusahaan atau instansi dituntut agar supaya memiliki keterampilan yang nantinya akan berguna demi kemajuan perusahaan.
    • Anda tidak harus benar-benar terampil dalam membuat hal-hal dengan tangan anda sendiri. Anda bisa terampil dalam mencetuskan ide atau terobosan terbaru yang inovatif dan bahkan tidak terpikirkan oleh orang lain.
  • Lampirkan hasil karya atau pencapaian anda
    • HRD yang mengetahui bahwa anda juga melampirkan hasil kerja anda, maka mererka akan langsung mengeceknya. Jika ternyata hasil karya anda tersebut sesuai dengan kriteria atau profil perusahaan, maka besar kemungkinan anda akan diterima.
    • Anda bisa melapirkan hasil karya maupun pencapaian anda dalam bentuk teks maupun foto. Tapi ingat, hasil atau pencapaian anda tersebut harus sesuai dengan perusahaan tempat anda melamar pekerjaan.
  • Melampirkan testimoni dari klien
    • Bagian ini juga merupakan bagian yang tak kalah penting di dalam penulisan portofolio. Hal ini akan memberikan poin tambahan dan semakin meningkatkan peluang anda untuk bisa diterima di perusahaan tersebut.

1. Contoh portofolio kerja Bahasa Indonesia

contoh portofolio kerja

2. Contoh portofolio kerja Bahasa Inggris

contoh portofolio kerja

3. Contoh portofolio kerja sederhana

contoh portofolio kerja

4. Contoh portofolio lamaran kerja

contoh portofolio kerja

Demikian informasi seputar contoh portofolio kerja. Ingat, anda harus menggunakan bahasa resmi seperti ketika anda menulis surat resmi untuk perusahaan atau instansi yang lainnya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.