4 Teknik Pengumpulan Data Lengkap dengan Penjelasannya

Makalah.id – Apa itu teknik pengumpulan data? Teknik pengumpulan data merupakan hal yang sangat penting di dalam sebuah penelitian. Teknik ini memiliki dampak yang besar yang bisa mempengaruhi analisis data serta penarikan kesimpulan. Artinya, ketika teknik pengumpulan data dilakukan salah, maka kesimpulan maupun analisis data pun menjadi tidak tepat yang bisa berdampak pada data yang tidak valid dan bisa merugikan peneliti maupun objek yang diteliti.

Maka dari itu, penulis harus benar-benar menentukan seperti apa teknik pengumpulan data yang baik agar supaya penelitian yang dilakukan bisa memnberikan hasil yang positif dan bukan malah merugikan peneliti maupun orang lain. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peneliti di dalam mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Ada beberapa prosedur atau aturan di dalam mengumpulkan data. Tujuan memahami prosedur pengumpulan data yakni agar data yang anda kumpulkan bersifat valid yang artinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Apa Saja Teknik Pengumpulan Data?

teknik pengumpulan data

teknik pengumpulan data

Berikut ini kami akan menginformasikan kepada anda tentang apa saja teknik pengumpulan data yang bisa anda lakukan. Teknik ini akan sangat bermanfaat bagi anda yang saat ini ingin melakukan penelitian, baik itu untuk membuat skripsi ekonomi syariah atau tesis Manajemen Sumber Daya Manusia.

1. Teknik pengumpulan data dengan wawancara

Wawancara adalah salah satu teknik untuk mengumpulkan data cukup populer. Teknik ini merupakan sebuah  metode penelitian dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada orang yang diwawancarai atau narasumber. Dulu, wawancara harus dilakukan secara langsung di depan subjek penelitian. Namun sekarang teknologi sudah berkembang sangat canggih.

Akibatnya, wawancara sudah tidak perlu lagi dilakukan secara bertatap muka secara langsung. Wawancara dapat dilakukan melalui Skype, telepon, email, dan masih banyak yang lainnya. Meskipun begitu, bertatap muka merupakan teknik pengumpulan yang lebih baik dibandingkan harus melalui aplikasi atau tidak secara langsung. Ketika anda wawancara tidak bertatap muka, dikhawatirkan anda mendapatkan data yang tidak sesuai. Selain itu, anda juga menjadi kurang akrab dengan subjek penelitian tersebut.

  • Wawancara terstruktur
    • Jenis wawancara yang dilakukan ini adalah menggunakan pedoman wawancara yang jelas. Jadi, bagi anda yang ingin melakukan wawancara, maka hal yang harus anda lakukan pertama kali adalah dengan membuat draft wawancara terlebih dahulu.
    • Selain itu, informasi apa saja yang anda butuhkan untuk ditanyakan kepada narasumber. Dengan membuat draft wawancara, maka anda akan lebih mudah mendapatkan informasi seperti yang anda inginkan.
  • Wawancara tidak terstruktur
    • Untuk wawancara jenis ini tidak berpedoman pada aturan tertentu. Artinya, wawancara ini merupakan jenis wawancara bebas.
    • Namun perlu diperhatikan bahwa penulis memang tidak terlalu diperketat oleh aturan tertentu. Meskipun begitu, tetap saja wawancara tersebut harus dilakukan sesuai dengan topik atau isu yang dibahas.

2. Teknik pengumpulan data dengan observasi

Teknik yang kedua di dalam mengumpulkan data adalah dengan observasi. Pengamatan yang dilakukan tersebut adalah mengumpulkan data dengan langsung terjun ke subjek penelitian. Hasil pengamatan yang diperoleh tidak  hanya berfokus pada sikap dari subjek penelitian, melainkan masih ada banyak faktor lainnya yang memang perlu untuk diperhatikan.

Dengan kata lain, observasi merupakan sebuah metode penelitian yang rumit karena memang pengamatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada 1 hal saja. Biasanya, teknik pengumpulan data observasi lebih sesuai untuk anda yang hendak meneliti fenomena alam maupu perilaku manusia. Observasi juga merupakan metode penelitian yang cocok untuk meneliti subjek penelitian yang tidak terlalu besar.

Teknik ini sendiri dibagi menjadi 1, yakni non participan observation (peneliti tidak langsung terjun ke subjek penelitian dan tidak mengikuti proses pengamatan yang ditelitinya) dan participan observation (peneliti langsung terjun ke dalam kehidupan subjek penelitian).

3. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner

Apa itu kuisioner? Kuisioner juga dinamakan sebagai angket yang biasanya sering anda temukan di kampus untuk pengerjaan skripsi. Salah satu contohnya adalah skrpsi bahasa Indonesia. Selain itu, angket ini biasanya diberikan ketika awal semester tepat sebelum pada mahasiswa bersiap mengisi rencana studi pada semester tersebut. Beberapa hal yang ada di dalam kuisioner tersebut antara lain: pelayanan kampus, kualitas dosen, fasilitas, sampai hal-hal lain yang menunjang kenyamanan para mahasiswa.

Sebenarnya kuisoner sedikit mirip dengan wawancara karena kuisioner juga mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden. Teknik yang sangat tepat bagi peneliti yang memang mengetahui apa objek yang akan ditelitinya. Setidaknya ada dua jenis kuisioner, yakni kuisioner terbuka dan kuisioner tertutup. Kuisioner terbuka, jawaban akan ditulis oleh responden. Sementara kuisioner tertutup, jawaban sudah disediakan oleh peneliti.

4. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka

Teknik pengumpulan data yang keempat adalah dengan menggunakan studi pustaka. Studi ini dilakukan agar peneliti dapat menemukan isu permasalahan yang hendak diteliti. Studi pustaka  ini dibagi menjadi 2, yakni dokumen primer dan juga dokumen skunder.

  • Dokumen primer
    • Dokumen ini ditulis langsung oleh seseorang yang diketahui mengalami peristiwa langsung. Salah satu contohnya adalah autobiografi  atau otobiografi.
  • Dokumen sekunder
    • Dokumen ini dibuat dan ditulis dengan berdasarkan laporan, cerita, maupun peristiwa yang terjadi. Contohnya adalah biografi.
teknik pengumpulan data

teknik pengumpulan data

Demikian informasi yang bisa kami berikan mengenai pengertian dan beberapa teknik pengumpulan data. Kita tahu bahwa ada banyak teknik di dalam pengumpulan data yang memang harus dikuasai oleh setiap orang yang ingin meneliti. Teknik pengumpulan data tersebut disesuaikan dengan kebutuhan peneliti agar supaya hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diinginkan.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.