5 Tahap Cara Membuat Paper yang Benar Beserta Contohnya

Makalah.id – Bagaimana cara membuat paper yang benar? Berbicara tentang paper, maka pikiran kita akan tertuju kepada sebuah karya ilmiah yang dibuat oleh individu maupun kelompok. Paper didapatkan berdasarkan hasil penelitian terhadap suatu kejadian, peristiwa, maupun fenomena tertentu. Ada juga yang menyebutkan bahwa paper tidak jauh berbeda dengan makalah karena dari segi tujuan dan isi memiliki kemiripan.

Biasanya, paper akan dijadikan sebagai tugas akhir yang harus dikerjakan baik secara berkelompok maupun individu. Sebelum membuat paper, seseorang harus memahami tentang bagaimana cara membuat paper yang benar agar supaya paper yang kita buat sesuai dengan ketentuan. Hal ini karena tidak jarang orang membuat paper tanpa memperhatikan kaidah penulisan paper yang benar.

Bagaimana Cara Membuat Papaer yang Benar?

Terkadang kita paham pengertian paper, namun kita masih belum terlalu paham tentang bagaimana cara membuat paper yang benar. Akibatnya, paper yang kita buat malah kurang menarik dan bahkan malah meminta revisi. Tidak jarang siswa yang diberikan tugas untuk membuat paper merasa jengekal karena guru belum memberikan penjelasan secara lengkap tentang seperti apa bentuk paper yang benar.

Namun anda jangan khawatir karena di bawah ini kami akan menjelaskan lepada anda tentang langkah-langkah pembuatan paper yang benar. Dengan begitu, ketika anda mendapatkan tugas inilah sudah tidak bingung karena anda sudah paham struktur dan apa saja yang harus anda masukkan di dalam paper anda.

1. Menentukan tema paper

Seperti biasa, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan tema atau topik dari paper yang akan anda kerjakan. Tema merupakan bagian terpenting yang menjadi ruh dari paper yang anda buat. Mustahil orang membuat paper tanpa mengetahui seperti apa tema atau topiknya. Lalu bagaimana cara mendapatkan tema?

Yang harus anda lakukan untuk bisa mendapatkan tema maupun topik paper yaitu melalui sebuah pemetaan dan pengamatan. Anda bisa melakukan pemetaan dengan mencari berbagai macam sumber di buku, internet, maupun sumber-sumber lainnya. Pastikan bahwa anda tidak mengambil topik yang sama persis dengan tema atau topik sebelumnya yang sudah dibahas.

Ketika anda sudah memiliki tema, maka barulah anda bisa masuk ke langkah selanjutnya. Namun yang perlu anda perhatikan bahwa tema yang sudah anda pilih tersebut sesuai dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan di lingkungan atau tempat dimana anda hendak melakukan penelitian.

2. Membuat pandahuluan

Langah kedua yang harus anda lakukan adalah mulai membuat pendahuluan paper. Ingat, pendahuluan paper berisi tentang garis besarnya saja yang mencakup isi dari paper yang anda kerjakan. Maka dari itu, anda harus memastikan bahwa paper yang akan anda kerjakan sudah anda masukkan di dalam pendahuluan. Pendahuluan paper mencakup latar belakang, rumusan masalah, tujuan, maupun juga pemilihan tema.

Hal yang tidak boleh anda lewatkan adalah anda harus menulis format paper yang benar. Usahakan anda mengulangi pengulangan kata atau pembahasan. Cara yang harus anda lakukan adalah dengan melakukan pemetaan terlebih dahulu. Pastikan anda paham apa yang akan anda tuangkan di dalam paragraf pertama, kedua, dan seterusnya.

3. Tentukan rumah masalah paper

Jika sudah menentukan tema dan membuat pendahuluan, maka langkah ketiga adalah dengan membuat rumusan masalah paper. Perlu anda tahu bahwa rumusan masalah inilah yang berperan untuk menarik fokus pembaca agar mereka bisa tahu kira-kira seperti apa masalah dan solusi yang akan anda terapkan untuk meneliti dan mengatasi masalah yang muncul.

Rumusan masalah juga bisa menjadi sebuah scope atau batasan agar supaya karangan anda tidak sampai melebar kemana-mana dan malah membahas hal-hal yang tidak sesuai dengan topik. Rumusan masalah biasanya juga digunakan untuk menyimpulkan hasil dari paper yang anda tulis.

4. Hipotesis

Biasanya paper juga menyediakn hipotetis. Hipotetis merupakan dugaan sementara atau prediksi. Pernyataan hipotesis ini juga bisa digunakann untuk meyakinkan seperti apa yang anda inginkan.

5. Format paper

Cara membuat paper yang tidak kalah penting adalah mengetahui format paper itu sendiri. Format paper juga merupakan hal yang sangat penting yang tidak boleh anda abaikan. Ketika anda menyerahkan paper ini ke guru maupun dosen pembimbing, biasanya akan ditolak dikarenakan paper yang anda kerjakan tidak memperhatikan format penulisan paper yang benar.

Maka dari itu, berikut ini kami akan menjelaskan kepada anda tentang beberapa format penulisan paper. Namun terkadang masih ada beberapa format penulisan lainnya yang diterapkan oleh sekolah maupun kampus.

  • Disarankan penulisan paper harus diketik dan tidak ditulis
  • Untuk spasi atau jaraknya adalah 1,5
  • Anda harus menggunakan font yang konsisten. Jangan lupa untuk memasukkan ukuran font yang tepat pada setiap bagiannya. Tidak mungkin anda menulis judul dan isi dengan ukuran font yang sama maupun jenis font yang berbeda.
  • Hal yang tidak boleh anda lewatkan adalah pemberian nomor halaman.
  • Yang tidak kalah penting adalah mencantumkan daftar rujukan yang anda jadikan sebagai referensi. Jika anda belum mengetahui cara membuat daftar rujukan, silahkan anda memahami informasi tentang cara membuat daftar rujukan yang telah kami buat sebelumnya.
  • Anda juga harus memastikan bahwa paper yang anda buat sudah sesuai dengan ketentuan dan format yang sesuai. Pastikan bahwa semua bagian sudah lengkap.

Contoh paper yang benar

cara membuat paper

Contoh review paper

cara membuat paper

Contoh paper yang sesuai ketentuan

cara membuat paper

Demikian penjelasan dari kami sampaikan tentang pengertian dan bagaimana cara membuat paper yang benar. Bisa kita simpulkan bahwa di dalam membuat paper, anda harus memperhatikan semua hal terlebih dahulu, seperti penentuan tema dan memahami format paper. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.