Cara Membuat Footnote Dari Internet dengan Benar Beserta Contohnya

Makalah.id – Bagaimana cara membuat footnote dari internet? Bagi anda yang kerap membuat atau membaca sebuah karya ilmiah, tentu anda pernah melihat tulisan kecil yang letaknya berada di bawah halaman. Tulisan tersebut memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran huruf atau tulisan yang ada di dalam halaman tersebut. Nah, tulisan kecil inilah yang dinamakan sebagai footnote atau jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti catatan kaki.

Membuat suatu karya ilmiah memang harus mengikuti setiap aturan yang berlaku. Karya ilmiah tidak bisa dibuat sembarangan dengan tanpa memperhatikan aturan atau ketentuan yang sudah ada. Karya ilmiah seperti jurnal internasional biasanya memiliki footnote. Setiap bagian yang ada di dalam karya ilmiah memiliki ketentuannya tersendiri di dalam penulisannya. Salah satunya adalah ketika hendak menuliskan footnote. Adapun cara membuat footnote dari internet pun juga ada ketentuannya sendiri.

Maka dari itu, seorang penulis karya ilmiah hendaknya paham tentang semua ketentuan tersebut. Dengan begitu, karya ilmiah yang sudah dibuat tidak akan diminta untuk merevisi struktur tulisannya. Maka dari itu, berikut ini akan kami berikan penjelasan yang sangat penting seputar bagaimana cara membuat footnote dari internet. Setelah mempelajari cara ini, anda bisa dengan mudah membuat catatan kaki yang sumbernya anda ambil dari internet.

Apa itu Catatan Kaki atau Footnote? 

Seperti biasa, hal pertama yang akan kami bahas adalah tentang definisi dari footnote. Footnote merupakan teks karangan yang diletakkan di bagian kiri halaman. Adapun fungsi dari adanya footnote adalah sebagai sumber dengan berdasarkan pemenuhan kode. Selain itu, menaruh catatan kaki di dalam suatu karya ilmiah juga sebagai bukti bahwa anda menghargai karya yang sudah dibuat oleh orang lain.

Beberapa fungsi lain yang membuat footnote begitu penting antara lain:

  • Footnote digunakan untuk mendukung keaslian atau keabsahan dari pernyataan yang dibuat oleh penulis.
  • Catatan kaki atau footnote juga digunakan sebagai sumber sehingga pembaca bisa mendapatkan informasi yang valid tentang sumber tersebut.
  • Fungsi lain dari footnote adalah sebagai tempat untuk membantu memperluas pembahasan.
  • Footnote juga digunakan sebagai referensi silang. Referensi silang adalah sebuah petunjuk yang di dalamnya menyatakan bagian mana atau pada halaman berapa topik atau hal-hal yang sama dan menjadi pembahasan di dalam tulisan.
  • Dengan adanya footnote, maka pembaca bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap jika ingin mengetahui penjabaran dari sebuah istilah, pernyataan, teori, dan lain-lain.

Jenis-Jenis Footnote yang Harus Diketahui

Secara garis besar terdapat dua jenis footnote yang sering dipakai di dalam penulisan sebuah karya ilmiah. Untuk mengetahuinya, silahkan anda simak penjelasan di bawah ini:

  • Catatan kaki lengkap adalah sebuah catatan yang ditulis dengan cara mencantumkan:
    • Judul buku
    • Nama
    • Nomor seri (jika memang ada)
    • Jumlah jilid (jika memang ada)
    • Nomor cetakan
    • Nama penerbit
    • Tahun terbit
    • Nomor halaman
  • Catatan kaki singkat merupakan jenis footnote yang di dalamnya terbagi menjadi 3 macam, yaitu:
    • Ibid, merupakan kependekan dari Ibidum yang berarti sama dengan di atas. Fungsinya adalah untuk menunjukkan bahwa footnote tersebut memiliki kesamaan sumber dengan footnote yang letaknya berada di atasnya. Cara penulisan footnote Ibid adalah diawali huruf kapital, digarisbawahi kemudian diikuti oleh titik dan koma. Selanjutnya baru diikuti oleh nomor halaman.
    • Op.cit., sebuah footnote yang merupakan kependekan dari opere citato yang memiliki arti dalam karya yang sudah dikutip. Catatan kaki yang satu ini dipakai untuk menunjukkan sebuah sumber yang pernah dikutip. Akan tetapi catatan kaki tersebut sebelumnya telah disisipi oleh footnote yang berasal dari sumber yang lainnya. Adapun urutannya yaitu nama pengarang, op.cit dan kemudian nomor halaman.
    • Loc.cit, adalah singkatan loco citato yang berarti tempat yang sudah dikutip. Misalnya berada di atas dengan halaman yang berbeda. Untuk urutannya adalah nama pengarang loc.cit (tanpa perlu diikuti nomor halaman).

Teknis di Dalam Menulis Footnote dari Internet

Sebelum anda mulai untuk menyertakan footnote di dalam karya ilmiah yang anda buat, anda harus memperhatikan bagaimana teknis penulisan footnote yang benar. Oleh sebab itu, silahkan anda simak informasi yang kami berikan di bawah ini.

  • Catatan kaki yang akan anda buat nantinya harus dipisahkan dengan jarak 3 spasi dari naskah halaman.
  • Antar footnote harus dipisahkan dengan spasi berjarak 1
  • Jika footnote berjumlah dua, maka harus diketik dengan jarak 1 spasi.
  • Catatan kaki harus diketik dengan posisi sejajar dengan marjin.
  • Jika ada footnote yang berasal dari karangan ilmiah yang bersifat formal, maka harus ditulis dengan memberikan nomor urut. Penulisannya dimulai dengan nomor 1 pada footnote yang pertama di awal bab. Kemudian lanjut ke footnote di bab selanjutnya sampai pada bab terakhir. Jika ternyata ada laporan yang ditulis tanpa menggunakan bab, maka nanti footnote harus ditulis di akhir karangan.
  • Penulisan footnote harus lebih kecil dibandingkan dengan teks yang ada di dalam halaman.

Informasi lainnya yang juga harus anda ketahhui adalah footnote bisa diletakkan pada beberapa tempat untuk satu karya ilmiah. Biasanya anda akan menemukan 3 tempat yang kerap dijadikan sebagai letak footnote. Ketiga tempat tersebut adalah pada halaman uraian, akhir karangan, dan juga akhir bab.

  • Adapun untuk footnote serta uraian yang berada di halaman yang sama, dimana bagian bawahnya digunakan untuk keperluan membuat tesis, skripsi, atau disertasi, mengarang buku, maupun karangan ilmiah yang bersifat formal.
  • Sementara untuk footnote yang posisinya berada di akhir bab biasanya digunakan untuk keperluan karangan popular.
  • Kemudian untuk footnote yang letaknya berada di akhir karangan akan digunakan untuk sebuah karangan seperti artikel, jurnal, surat kabar, esai di dalam kumpulan esai, maupun laporan yang tidak menggunakan bab.

Cara Membuat Footnote dari Internet

  • Menulis nama pengarang
    • Caranya penulisan yang pertama adalah dengan mencantumkan nama pengarang terlebih dahulu.
    • Yang harus ditulis adalah nama depannya dan diikuti dengan nama belakang.
  • Menulis judul
    • Setelah itu, penulis harus menulis judul yang akan dikutip.
    • Cara penulisannya cukup dengan huruf biasa, tanpa perlu digaribawahi atau ditulis miring.
  • Menulis alamat situs
    • Cara penulisan alamat situs maupu blog yang akan dikutip adalah dengan copas dari lamannya secara langsung.
    • Anda tinggal copas URL-nya saja.
  • Menulis waktu blog atau situs
    • Penulisan terhadap waktu dari situs atau blog yang akan dikutip adalah dengan menulis frasa “diakses pada” dan diikuti dengan tanggal anda mengakses situs tersebut.
    • Jangan lupa menulis waktunya juga yang semuanya harus ditulis dalam tanda kurung.
    • Contohnya (diakses pada 11 Desember 2012, pukul 10:30).

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Contoh Penulisan Footnote dari internet

Demikian informasi tentang pengertian, cara membuat footnote dari internet dan contohnya. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.