Pengertian dan Beberapa Contoh Laporan Audit Lengkap

Makalah.id – Pernah membuat contoh laporan audit? Mengaudit adalah pekerjaan yang bisa dikatakan rumit dan tidak sembarang orang bisa melakukannya. Terlebih lagi jika yang dilakukan adalah mengaudit perusahaan besar yang tentunya memerlukan banyak waktu dan akan menguras tenaga. Namun hal ini memang wajib dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada celah.

Kali ini kami akan memberikan contoh laporan audit yang benar. Akan tetapi, sebelumnya kita harus membahas tentang apa itu laporan audit. Karean ketika membahas sesuai haruslah dimulai dari pengertiannya terlebih dahulu. Silahkan anda simak penjelasan yang akan kami berikan di bawah ini.

Pengertian Laporan Audit

Laporan audit merupakan media atau sarana yang digunakan untuk mengkomunikasikan pada pihak yang bersangkutan mengenai seperti apa kesimpulan keuangan yang dimilikinya. Biasanya pihak yang bersangkutan tersebut adalah perusahaan. Seseorang yang menerbitkan laporan audit dinamakan sebagai auditor. Seorang auditor di dalam menerbitkan laporan audit harus paham mengenai seperti apa standar atau susunan dari laporan yang dibuat atau diterbitkan tersebut.

Maka dari itu di awal kami sampaikan bahwa memang tidak sembarang orang bisa mengerjakan laporan ini. Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa laporan audit merupakan media formal yang dipakai untuk berkomunikasi dengan masyarakat yang ada di lingkungan sekitar. Dalam laporan ini, auditor akan mengemukakan pendapatnya tentang kewajaran dari hasil laporan yang diterbitkannya tersebut.

Unsur-Unsur Di Dalam Laporan Audit

Seseorang yang menjadi auditor tentunya harus paham tentang apa saja yang masuk ke dalam unsur laporan audit. Laporan audit yang baku berisi tentang kewajaran tanpa adanya pengecualian bahwa laporan yang disajikan tersebut benar-benar wajar, baik yang berhubungan dengan keuangan, hasil usaha, material, maupun arus kas entitas.

Semuanya tersebut wajib mengikuti prinsip akuntansi yang berlaku secara umum. Selain itu, sebenarnya untuk laporan audit standar memiliki 3 paragraf, yakni:

  • Paragraf pengantar atau pendahuluan
  • Paragraf lingkup audit
  • Paragraf pendapat

Kemudian untuk pihak yang menjadi tujuan harus menyertakan 7 unsur penting yang wajib dituangkan di dalam laporan audit yang dibuat tersebut. Ketujuh dari unsur tersebut antara lain:

  • Paragraf pengantar atau pendahuluan
  • Paragraf lingkup
  • Paragraf pendapat
  • Nama auditor
  • Nomor izin dari akuntan publik
  • Nomor izin dari kantor akuntan publik
  • Tanda tangan serta tangga laporan audit

Paragraf Pendahuluan

Paragraf pertama ini terdapat 3 informasi yang menjadi fakta maupun juga mengandung unsur faktual atau kenyataan. Tujuan yang ada pada paragraf pendahuluan adalah untuk membedakan mana yang menjadi tanggung jawab manajemen dan mana yang menjadi tanggung jawab auditor. Adapun kalimat lazim yang sering anda temukan adalah sebagai berikut:

  • Objek yang menjadi target audit
Objek yang menjadi target audit

Objek yang menjadi target audit

Kalimat di atas merupakan bukti bahwa auditor sudah menjalankan tugasnya yakni melakukan audit keuangan terhadap suatu perusahaan. Pada paragraf di atas sebenarnya ada dua hal penting yang harus anda perhatikan. Yang pertama, auditor menyatakan pendapatnya bahwa dia sudah selesai membuat laporan audit atau laporan keuangan.

Kedua, objek yang diaudit tersebut merupakan catatan dari laporan yang disampaikan oleh kliennya. Bukan merupakan catatan akuntansi. Di dalamnya nanti anda akan menemukan laporan seputar laba dan rugi, neraca, laporan perubahan ekuitas, dan juga laporan arus kas.

  • Tanggung jawab auditor
Tanggung jawab auditor

Tanggung jawab auditor

Bagian ini menerangkan adanya pemisah antara tanggung jawab, seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, yakni tanggung jawab antara auditor dengan manajemen.

Paragraf dari Ruang Lingkup Laporan Audit

Pada paragraf ini anda akan menemukan uraian yang berkaitan dengan lingkup audit. Di sini akan ditunjukkan secara jelas tentang sifat audit tersebut. Adapun kalimat lazim yang ada di paragraf ini antara lain:

  • Standar auditing
Standar auditing 

Standar auditing

Pada kalimat di atas anda bisa menyadari bahwa auditor menegaskan jika audit yang dilaksanakan sekarang sudah menggunakan standar audit yang digunakan secara umum. Adapun standar audit yang umum tersebut antara lain: 10 standar GAAS dan juga semua SAS yang bisa diterapkan.

  • Penjelasan singkat mengenai standar auditing
    Penjelasan singkat mengenai standar auditing

    Penjelasan singkat mengenai standar auditing

    Penjelasan singkat mengenai standar auditing

Seperti yang bisa anda lihat bahwa kalimat di atas menjelaskan bahwa adanya keterbatasan merupakan hal yang penting dalam melakukan audit. Artinya, auditor hanya perlu mencari keyakinan yang cukup dan memadai yang berkaitan dengan temuan. Auditor bukan malah berusaha menemukan keyakinan yang absolut serta diperkenalkannya konsep yang bernama materialitas.

Paragraf Pendapatan Laporan Audit

Pada bagian ini auditor akan memberikan informasi mengenai pendapatnya yang berhubungan dengan laporan keuangan yang sebelumnya sudah disampaikan pada paragraf perrtama. Selain itu, pada paragraf inilah nanti auditor juga akan mengemukan pendapatnya seputar kewajaran dari laporan keuangan yang sudah dilakukan audit. Semuanya dilakukan dengan berdasarkan ketentuan dalam menyusun laporan audit yang mana menggunakan prinsip akuntansi yang digunakan secara umum.

Untuk paragraf jenis ini biasanya anda akan menemukan kalimat seperti di bawah ini:

Paragraf Pendapatan Laporan Audit

Paragraf Pendapatan Laporan Audit

Berdasarkan kalimat di atas kita bisa tahu bahwa sebaiknya disimpulkan dan juga dipasatikan bahwa pernyataan yang dikeluarkan harus benar-benar keluar dari seseorang yang memang sudah berpengalaman dan sudah diakui kemampuannya. Selain itu, harus diperhatikan juga pada kalima secara wajar. Maksud dari kalimat tersebut adalah penyajian dari laporan keuangan sudah benar-benar memadai dan cukup tanpa perlu adanya distorsi maupun berat sebelah.

Selain itu, di kalimat terakhir anda juga bisa memperhatikan bahwa pendapat auditor memfokuskan terhadap telah terpenuhinya laporan keuangan atau laporan audit yang sudah sesuai dengan standar GAAP.

1. Contoh laporan audit perusahaan

Contoh laporan audit perusahaan

Contoh laporan audit perusahaan

2. Contoh laporan audit independen

Contoh laporan audit independen

Contoh laporan audit independen

3. Contoh laporan audit manajemen

Contoh laporan audit manajemen

Contoh laporan audit manajemen

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan kepada anda semua seputar pengertian dan contoh laporan audit.  Seperti yang anda lihat bahwa membuat laporan audit idak bisa dilakukan sembarangan. Harus ada orang-orang yang berpengalaman dan profesional untuk melakukan audit. Dengan begitu, mkaa informasi dari laporan audit tersebut benar-benar sesuai.

Sebelum kita akhiri, ada informasi lain yang juga tidak kalah penting yang masih berhubungan dengan audit yakni judul skripsi audit dan juga judul skripsi akuntansi perpajakan. Semoga informasi ini bermanfaat.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.