Pengertian dan Cara Penulisan Footnote yang Benar

Makalah.id – Bagaimana cara penulisan footnote yang benar? Sebelum kami memberikan informasi seputar penulisan footnote, informasi yang perlu anda ketahui pertama kali adalah pengertian dari footnote itu sendiri. Footnote dalam bahasa Indonesia berarti catatan kaki yang merupakan sebuah tambahan keterangan atau keterangan tambahan yang terdapat di bagian bawah halaman. Footnote harus ditulis dengan ukuran huruf yang lebih kecil dibandingkan dengan teks pada umumnya.

Tujuannya adalah untuk memberikan rujukan kepada para pembaca ketika mereka hendak mengetahui uraian atau penjelasan yang lebih lengkap. Selain itu, footnote juga digunakan untuk memberi tahu seputar sumber dari mana kutipan tersebut berasal. Setidaknya ada dua jenis footnote, yakni footnote langsung dan footnote tidak langsung. Lalu bagaimana cara penulisan footnote yang benar? Simak penjelasan kami di bawah ini.

Jenis-Jenis Footnote

Secara garis besar, footnote terbagi menjadi dua jenis. Kedua jenis footnote sering anda temukan di berbagai karya ilmiah, misalnya skripsi, jurnal, atau juga terkadang anda temukan di makalah. Kedua jenis footnote tersebut akan kami jelaskan di bawah ini:

  • Footnote lengkap
    • Footnot atau catatan kaki lengkap adalah jenis footnote yang ditulis dengan cara mencantumkan informasi seputar nama pengarang, nomor seri, judul buku, jumlah jilid, nama penerbit, nomor cetakan, dan berbagai informasi lainnya.
    • Informasi tersebut ditulis secara lengkap tanpa ada satu kurang apapun.
  • Footnote lingkat: Perlu anda tahu bahwa untuk footnote singkat memiliki 3 macam, yakni:
    • Ibid, merupakan singkatan dari Ibidum yang memiliki arti sama dengan di atas. Footnote yang satu ini digunakan untuk menerangkan bahwa sumbernya sama dengan footnote yang tepat berada di atasnya. Cara penulisannya adalah menggunkan huruf kapital, kemudian digarisbawahi, dan kemudian diikuti oleh titik (.), koma (,), serta nomor halaman.
    • Op.cit, merupakan singkatan dari opere citato. Footnote ini menunjukkan bahwa karya yang dikutip tersebut sudah digunakan oleh footnote yang sebelumnya juga pernah dikutip. Namun catatan kaki ini sudah disisipkan sumber lainnya. Adapun urutannya adalah nama pengarang, op.cit nomor halaman.
    • Loc.cit, merupakan kependekan dari loco citato. Footnote ini adalah menunjukkan tempat yang sudah dikutip. Misalnya di atas namun masih berada di dalam halaman yang sama. Urutannya adalah nama pengarang loc.it (tanpa perlu mencantumkan nomor halaman).

Fungsi Penulisan Footnote

Di dalam menggunakan footnote, biasanya penulis akan mencantumkannya pada karya ilmiah seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya. Selain itu, penulisan footnote juga biasanya dijadikan sebagai keterangan di dalam memberikan referensi yang posisinya berada di lembah terakhir dari sebuah penulisan maupun karya ilmiah. Adapun fungsi dari penulisan footnote adalah sebagai berikut:

  • Catatan kaki digunakan untuk bisa memberikan keterangan dan juga penjelasannya yang berhubungan dengan kutipan dari para penyusun dan juga daftar bacaan. Dengan begitu, pembaca bisa lebih paham dan mudah membacanya.
  • Fungsi yang kedua adalah footnote adalah untuk menghargai dari mana kutipan tersebut berasal. Dengan begitu, pembaca bisa mengetahui dari mana sumber kutipan tersebut.
  • Fungsi yang ketiga adalah untuk menunjukkan referensi maupun rujukan. Dengan fungsi ini, maka para pembaca bisa lebih mengerti tentang karya ilmiah yang sedang dibacanya.

Cara Penulisan Footnote yang Benar

Setelah mempelajari pengertian dan fungsi dari footnote, maka di bawah ini kami akan menjelaskan kepada anda bagaimana penulisan footnote yang benar dan sesuai dengan ketentuan:

  • Hal yang harus anda lakukan adalah footnote yang anda tulis tersebut harus anda pisahkan antara footnote dengan garis yang memiliki panjang 14 karakter. Kemudian, pastikan marginnya sebesar 4 spasi.
  • Gunakan satu spasi
  • Berikan nomor pada setiap bab maupun judul penulisan
  • Berikan nomor pada catatan kaki yang memiliki jarak 6 karaket jika dilihat dari sebelah kiri
  • Anda harus memberikan space atau jarak yang sama pada footnote yang pertama dengan footnote yang kedua maupun juga footnote selanjutnya.
  • Selain itu, di dalam penulisan footnote harus memiliki jarak 3 cm yang dimulai dari bawah.
  • Jika ada keterangan yang sama dan juga berurutan, maka yang harus adna lakukan adalah dengan menuliskan ibid.
  • Namun, jika ternyata penulisannya tidak berurutan, maka yang harus dilakukan adalah menuliskan op. cit, lih.
  • Untuk menulis nama pengarang tidak perlu dibalik.
  • Jika nanti dalam penulisan footnote terdapat dua pengarang atau lebih, maka yang harus anda, maka anda harus menulis semua pengarang tersebut dan nama pengarang di awal tidak perlu dibalik.
  • Yang juga harus anda perhatikan adalah gelar atau pangkat tidak perlu anda tulis.
  • Kemudian untuk judul buku harus anda cetak miring atau italic maupun bisa. Anda bisa melakukannya dengan memanfaatkan mesin ketik atau bisa juga melalui komputer dan laptop.

1. Contoh footnote dengan pengarang sebanyak 1 sampai 3

Bagaimana cara penulisan footnote yang benar ketika jumlah pengarang berjumlah 1 sampai dengan 3? Dalam menulisnya pun ada aturannya sendiri-sendiri. Berikut ini ketentuannya:

  • Dhimas Anggara, Bumiku, Bumimu, Bumi Kita, (Surabaya: PT. GRAHA INDAH PERMATA, 2001), hlm 20.
  • Abdul Karim, Dimas Arya, Sujiwo Sentosa, Belajar Mengenal Dunia Luar, (Surabaya: Tirta Indah, 2010), hlm 25.

2. Cara penulisan footnote yang benar dengan jumlah 4 pengarang

Tentunya penulisan footnote yang memiliki jumlah pengarang lebih dari 3 berbeda dengan ketentuan yang sebelumnya sudah kami jelaskan. Biasanya, penulisan footnote yang memiliki 4 pengarang adalah terdapat pada buku karangan. Adapun ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Indana Permata Sari, dkk. Bahasa dan Sastra Inggris, (Jakarta: Citra Panji Permata, 2010), hlm, 57.
  • Husni Mubarak, dkk. Cara Belajar Bahasa Inggris Cepat, (Surabaya: Permata Indah Citra, 2009), hlm 55.

3. Cara penulisan footnote dari internet

Cara penulisan footnote dari internet

Cara penulisan footnote dari internet

4. Cara penulisan footnote dari buku

Cara penulisan footnote dari buku

Cara penulisan footnote dari buku

5. Cara penulisan footnote yang berasal dari terbitan pemerintah

Cara penulisan footnote yang berasal dari terbitan pemerintah

Cara penulisan footnote yang berasal dari terbitan pemerintah

6. Contoh footnote yang berasal dari terbitan organisasi

Contoh footnote yang berasal dari terbitan organisasi

Contoh footnote yang berasal dari terbitan organisasi

7. Cara penulisan footnote yang berasal dari terbitan secara berkala

Cara penulisan footnote yang berasal dari terbitan secara berkala

Cara penulisan footnote yang berasal dari terbitan secara berkala

Demikian informasi seputar pengertian dan cara penulisan footnote yang benar. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.