Pengertian dan Contoh Laporan Hasil Observasi Lingkungan Sekolah

Makalah.id – Bagaiamana membuat contoh laporan hasil observasi lingkungan sekolah yang sesuai dengan ketentuan? Sebenarnya untuk laporan hasil observasi hampir sama dengan laporan deskripsi karena di dalamnya menerangkan atau mendeskripsikan informasi yang berupa fakta. Namun memang ada yang berpendapat bahwa laporan hasil observasi lebih menjelaskan informasi yang sifatnya umum, sedangkan untuk teks deskripsi lebih ke khusus atau individual.

Lalu apa itu laporan hasil observasi? Laporan hasil observasi merupakan laporan yang di dalamnya berisi tentang gambaran atau penjabaran secara umum mengenai hasil pengamatan seseorang atau kelompok. Laporan ini isinya tentang fakta atau fenemona yang ditemukan selama melakukan pengamatan. Ada banyak jenis observasi yang dilakukan, salah satunya adalah observaasi lingkungan sekolah. Membuat contoh laporan hasil observasi lingkungan sekolah pun tidak jauh berbeda dengan laporan observasi yang lainnya.

Perlu anda tahu bahwa terkadang laporan hasil observasi juga dinamakan sebagai laporan klasifikasi? Mengapa? Karena isinya tidak jarang mengkategorikan atau mengklasifikasikan sesuatu. Pengklasifikasian yang dilakukan juga tidak sembarangan karena ada patokannya sendiri-sendiri. Yang harus anda ingat bahwa teks ini harus menjelaskan informasi yang disajikan secara fakta. Fakta tersebut juga tentunya juga harus didukung oleh data atau bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

Dengan begitu, pembaca benar-benar percaya dan mungkin juga laporan hasil observasi tersebut akan dijadikan sebagai referensi. Di bawah ini kami akan membahas lebih lengkap mengenai laporan hasil observasi. Namun sebelum itu, ada informasi menarik lainnya yang masih berhubungan dengan laporan, yaitu laporan pengantar prakerin dan laporan wawancara.

Apa Tujuan dan Fungsi Laporan Hasil Pengamatan?

Setiap laporan yang dibuat sudah pasti memiliki tujuan dan fungsinya sendiri-sendiri. Tidak terkecuali dengan laporan hasil observasi lingkungan sekolah. Namun secara umum tujuan dari dibuatnya laporan hasil observasi adalah sebagai berikut:

  • Mengatasi permasalahan
  • Bertujuan untuk mengambil keputusan yang efektif
  • Untuk menemukan suatu cara atau teknik terbaru
  • Laporan ini juga bertujuan melakukan pengawasan maupun perbaikan
  • Digunakan untuk mengetahui perkembangan dari suatu permasalahan

Lalu untuk fungsi dari laporan hasil observasi adalah seperti penjelasan di bawah ini:

  • Laporan ini digunakan untuk melaporkan suatu kegiatan atau tugas pengamatan yang diperintahkan oleh seseorang kepada individu maupun kelompok. Biasanya orang yang meminta dibuatkan laporan hasil observasi ini merupakan orang yang memiliki jabatan lebih tinggi dalam suatu organisasi atau instansi.
  • Digunakan sebagai dasar dalam menerangkan penyusunan keputusan, kebijakan, atau juga pemecahan masalah di dalam pengamatan yang dilakukan.
  • Laporan hasil observasi juga digunakan sebagai sarana untuk melakukan dokumentasi
  • Laporan ini juga berfungsi sebagai sebuah sumber yang terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan.

Ciri-Ciri Laporan Hasil Observasi

Lalu apa saja yang termasuk ke dalam ciri-ciri laporan hasil observasi? Di bawah ini kami akan menjelaskan kira-kira apa saja yang merupakan ciri khas yang membedakan antara laporan hasil observasi dengan laporan yang lainnya.

  • Laporan yang ditulis harus bersifat umum, global, dan tentunya objektif.
  • Objek yng nanti akan dijelaskan merupakan objek tunggal.
  • Laporan ini harus ditulis secara sempurna serta lengkap dan detail
  • Laporan hasil observasi merupakan laporan yang ditulis dengan berdasarkan fakta. Jadi, laporan ini nanti juga harus mencantumkan bukti berupa data-data atau hal-hal lain yang semakin membuat hasil pengamatan tersebut bersifat valid dan bisa dipertanggungjawabkan.
  • Informasi seputar laporan hasil observasi yang disampaikan merupakan infomasi terbaru yang memang sudah terbukti kebenarannya.
  • Laporan ini tidak berisi dugaan, prediksi, prasangka, atau bahkan pemihakan yang tidak tepat atau bahkan menyimpang.
  • Ciri yang lainnya adalah biasanya memiliki hubungan yang sejenjang, seperti satu kelas dengan sub kelas yang terdapat di dalamnya.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Selain membahas tentang tujuan, fungsi, dan ciri-ciri laporan hasil observasi, informasi lain yang juga harus anda ketahui adalah seputar struktur teks yang dimiliki oleh jenis laporan yang satu ini. Laporan hasil pengamatan memiliki struktur teks yang berbeda dengan laporan yang lainnya. Di bawah ini struktur teks yang harus anda perhatikan sebelum anda mulai mengerjakan laporan hasil observasi.

  • Pernyataan umum
    • Pernyataan umum atau klasifikasi merupakan sebuah awal atau pembuka yang berkaitan dengan apa yang hendak dilaporkan.
    • Pada bagian ini dijelaskan mengenai benda di seluruh dunia yang pada dasarnya bisa diklasifikasikan.
    • Klasifikasi yang dilakukan tersebut bisa berupa persamaan atau perbedaan.
  • Aspek atau anggota yang akan dilaporkan
    • Bagian ini menerangkan tentang rincian atau pembahasan seputar objek yang diobservasi.
    • Di bagian ini harus dijelaskan secara lengkap seputar objek tersebut dan harus disajikan informasi secara fakta dengan bukti-bukti yang tentunya harus menguatkan penjelasan dari laporan hasil observasi tersebut.

Selain itu, ada juga yang menyebutkan bahwa laporan hasil pengamatan memiliki struktur seperti di bawah ini:

  • Definisi umum
    • Bagian ini menerangkan tentang pembukaan atau opening yang berisi pengertian terhadap objek yang akan dibahas.
  • Definisi bagian
    • Bagian ini berisi tentang ide pokok dari setiap paragraf.
    • Penjelasan di bagian ini harus lengkap dan detail
  • Definisi manfaat
    • Menerangkan kira-kira apa saja manfaat yang dimiliki oleh laporan hasil observasi ini.
  • Penutup
    • Seperti namanya, pada bagian penutup berisi tentang penutup atau rincian akhir dari laporan hasil observasi.

Ciri Bahasa Laporan Hasil Observasi

DI bawah ini beberapa ciri bahas yang ada pada teks laporan hasil observasi:

  • Laporan ini menggunakan frasa nomina yang kemudian diikuti deskripsi atau penjenis.
  • Menggunakan verba relasional, misalnya adalah, merupakan, yaitu, ialah, digolongkan, meliputi, termasuk terdiri atas, dan lain-lain.
  • Menggunakan verba yang dinamakan verba aktif alam, seperti bertelur, hidup, makan, membuat, tidur, dan beberapa verba lainnbya yang menerangkan seputar perilaku.
  • Menggunakan konjungsi atau kata hubung yang menjelaskan tambahan (serta, dan), perbedaan (berbeda, tidak sama dengan), persamaan (seperti halnya, sama halnya, sama dengan), pilihan (atau), pertentangan (sedangkan, tapi, namun).
  • Menggunakan paragraf dimana kalimat utamanya berguna menyusun informasi utama yang diikuti dengan aspek yang akan dilaporkan.
  • Menggunakan kata-kata seputar keilmuan maupun teknis, misalnya degeneratif, herbivora, karnivora, mutualisme, leukimia, dan lain-lain.

1. Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

Berikut ini adalah contoh laporan hasil observasi lingkungan sekolah yang disajikan cukup singkat namun mencakuip semua hal:

Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

Contoh Laporan Hasil Pengamatan Lingkungan Sekolah Secara Singkat

2. Contoh Hasil Obeservasi Lingkungan Sekolah

Contoh Hasil Obeservasi Lingkungan Sekolah

Contoh Hasil Obeservasi Lingkungan Sekolah

 

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.