3 Contoh Teks Observasi Singkat yang Benar

Makalah.id – Seperti apa contoh teks observasi singkat? Sebenarnya teks observasi tidak jauh berbeda dengan teks deskripsi. Keduanya merupakan teks yang isinya menyampaikan informasi seputar fakta terhadap suatu kejadian atau objek. Namun, kedua teks ini juga memiliki perbedaan dimana teks observasi lebih bersifat umum atau universal, sementara untuk teks deskripsi lebih bersifat individual. Lalu apa pengertian dari teks observasi?

Teks observasi adalah teks yang isinya seputar penjabaran secara umum maupun teks yang isinya seputar laporan mengenai hasil observasi atau pengamatan. Selain dinamakan teks observasi, teks ini juga dinamakan teks klasifikasi. Alasannya karena di dalamnya juga memuat informasi seputar klasifikasi terhadap jenis-jenis objek yang didasarkan pada kriteria tertentu. Salah satu contoh teks observasi singkat yang baik adalah di dalamnya menggambarkan bentuk. ciri, maupun sifat secara umum yang dimiliki oleh suatu objek.

Objek yang digambarkan bisa berupa manusia, tumbuhan, hewan, atau menggambarkan suatu kejadian yang sangat penting atau langka yang terjadi di semesta alam. Di dalam menulis teks observasi, penulis harus mencantumkan informasi secara faktual atau fakta. Jadi, informasi yang disampaikan bersifat objektif dengan tidak memihak terhadap salah satu pihak atau pendapat.

Apa Tujuan Teks Observasi?

Teks observasi yang anda buat memiliki beberapa tujuan seperti di bawah ini:

  • Bertujuan untuk memecahkan masalah
  • Digunakann untuk menemukan suatu cara atau teknik tertentu
  • Teks observasi digunakan untuk memperoleh keputusan yang lebih efektif serta efisien
  • Teks ini digunakan untuk melakukan pengawasan maupun perbaikan
  • Teks ini juga bertujuan untuk mendapatkan perkembangan dari permasalahan yang ada

Fungsi Teks Observasi

Beberapa fungsi yang dimiliki oleh teks observasi adalah sebagai berikut:

  • Teks ini berfungsi sebagai bukti pertanggung jawaban terhadap suatu tugas pengamatan yang diberikan.
  • Teks observasi berfungsi sebagai dasar di dalam melakukan penyusunan kegiatan, pengamatan, pemecahan masalah, atau pengambilan keputusan.
  • Teks ini juga berfungsi sebagai sarana untuk dokumentasi
  • Fungsi lainnya adalah dijadikan sebagai sumber yang valid

Sementara beberapa ciri yang dimiliki oleh teks observasi antara lain: bersifat informatif, objektif, dan komunikatif. Ketiga ciri inilah yang harus diperhatikan dalam membuat teks pengamatan agar teks yang dibuat tersebut hasilnya sesuai dengan ketentuan.

Struktur Teks Laporan Observasi

Terdapat 3 struktur teks observasi yang harus diperhatikan sebelum menyusun teks ini. Apa saja strukturnya tersebut? Berikut ini jawabannya:

  • Pernyataan umum
    • Bagian ini berisi informasi seputar pernyataan umum mengenai subjek yang akan dilaporkan.
    • Pernyatan ini di dalamnya terdapat kelas, nama lain, istilah, maupun berbagai macam informasi tambahan lainnya yang berkaitan dengan objek yang akan dilaporkan tersebut.
  • Deskripsi bagian
    • Bagian deskripsi menjelaskan rincian dari hal-hal yang hendak dilaporkan. Misalnya, jika ingin melakukan pengamatan terhadap binatang, maka deskripsinya berkaitan dengan makanan, ciri fisik, habitat, dan juga perilaku.
    • Kemudian jika yang akan diamati adalah tumbuhan, maka yang harus ditulis pada bagian ini antara lain: bunga, fisik akar, buah, dan beberapa informasi yang berhubungan dengan tumbuhan tersebut. Maka dari itu, penulis harus cermat terhadap objek yang sedang diamati dan memastikan bahwa penulis teks observasi ini paham apa saja bagian atau poin-poin yang harus dilaporkan.
  • Simpulan
    • Teks observasi pada bagian simpulan hanya menerangkan gambaran atau ringkasan secara umum berkaitan dengan pengamatan yang sudah dilakukan.

Ciri Bahasa Teks Observasi Singkat

Teks observasi juga memiliki ciri bahasanya sendiri yang juga menjadi pembeda antara teks ini dengan teks yang lainnya. Beberapa ciri kebahasaan yang dimiliki oleh teks observasi akan kami jelaskan seperti di bawah ini:

  • Teks observasi menggunakan frasa nomina dan kemudian akan diikuti oleh deskripsi maupun jenis.
  • Teks ini juga memakai verba rasional. Beberapa contoh verba rasional antara lain: adalah, merupakan, ialah, yaitu, termasuk, terdiri, meliputi, disebut, digolongkan, dan lain sebagainya.
  • Teks observasi juga menggunakan verba aktif alam. Tujuannya untuk memberikan penjelasan seputar perilaku, misalnya hidup, makan, melahirkan, minum, bertelur, membuat, hidup, dan lain sebagainya.
  • Ciri lain yang dimiliki oleh teks observasi adalah teks ini menggunakan penghubung yang digunakan untuk menyatakan adanya tambahan. Beberapa kata penghubung yang kerap digunakan dalam teks observasi antara lain: dan, serta, berbeda dengan, seperti halnya, tidak jauh berbeda, dan lain sebagainya.
  • Ciri bahasa yang lainnya adalah teks observasi juga menggunakan kalimat utama yang digunakan untuk dalam penyusunan informasi utama. Kemudian diikuti dengan rincian aspek yang akan dilaporkan ke dalam beberapa paragraf selanjutnya.
  • Ciri selanjutnya adalah teks ini juga memakai kata atau istilah keilmuan maupun istilah teknis. Beberapa contoh diantaranya seperti mutualisme, karnivora, herbivora, leukimia, pembuluh vena, degeneratif, syndrom, dan lain-lain.

Langkah dalam Menyusun Teks Observasi

Ada beberapa langkah di dalam menyusun teks observasi yang harus dikuasai oleh setiap orang yang hendak menulis teks ini. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Judul teks observasi harus dibuat atau ditulis sesuai dengan pengamatan yang sudah dilakukan.
  • Penulis harus membuat kerangka teks observasi terlebih dahulu yang condon ke dalam pembuatan gagasan utama. Pembuatannya harus sesuai dengan hasil observasi.
  • Kemudian teks ini harus disusun dengan berdasarkan gagasan pokok yang telah dibuat. Penyusunannya harus diawali dengan paragaraf yang isinya berupa pernyataan umum dan kemudian masuk ke bagian isi. Penulis juga harus membuat klasifikasi secara umum dan selanjutnya harus menjelaskan seputar klasifikasinya tersebut dengan berdasarkan hasil observasi yang dilakukan.
  • Langkah selanjutnya adalah penulis harus mengecek kembali hasil teks observasi yang sudah dibuat. Pastikan bahwa tidak ada kalimat yang janggal, typo, atau kesalahan lainnya. Jika ternyata ditemukan, maka harus segera dilakukan perbaikan.

1. Contoh teks observasi singkat tentang alam

Contoh teks observasi singkat tentang alam

Contoh teks observasi singkat tentang alam

Contoh teks observasi singkat tentang alam

Contoh teks observasi singkat tentang alam

2. Contoh teks observasi singkat tentang tumbuhan

Contoh teks observasi singkat tentang tumbuhan

Contoh teks observasi singkat tentang tumbuhan

Contoh teks observasi singkat tentang tumbuhan

Contoh teks observasi singkat tentang tumbuhan

3. Contoh teks observasi singkat tentang hewan

KOMODO

Contoh teks observasi singkat tentang hewan

Contoh teks observasi singkat tentang hewan

Contoh teks observasi singkat tentang hewan

Contoh teks observasi singkat tentang hewan

Itulah beberapa contoh teks observasi singkat yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.